Review Buku: Into The Water (Paula Hawkins)
Tentang Buku
Judul: Into The Water
Penulis: Paula Hawkins
Penerjemah: Ingrid Nimpoeno
Penerbit: Noura Publishing
Genre: Fiksi (Misteri/Thriller)
Tahun terbit: Cetakan ke-1 September 2017
Tebal: 480 halaman
ISBN: 978-602-385-336-6
Blurb
Sungai itu indah. Penampilan yang menipu, karena sebenarnya, itu adalah tempat paling mematikan di seluruh penjuru kota. Airnya yang gelap dan dingin menyembunyikan apa yang ada di dalamnya.
Salah satu sudutnya, dikelilingi tebing batu tinggi yang menggodamu melongok ke tepi, selama berabad-abad telah merenggut banyak nyawa. Semuanya perempuan. Kebanyakan tidak bernama, tidak berwajah. Sungai itu memikat mereka yang tidak beruntung, yang putus asa, yang tidak bahagia, yang tersesat, agar datang ke sana. Mereka menyebutnya Kolam Penenggelaman.
Kini sungai itu kembali menelan korban: Nel Abbott, wanita yang bertekad untuk menyingkap rahasia sungai itu dan menuliskan kisah-kisahnya. Kali ini, semua orang mendapat kesempatan untuk mencari tahu penyebabnya, alasannya: kenapa dan bagaimana?
Apakah dia jatuh? Apakah dia bunuh diri? Apakah dia ... dibunuh?
Tentang Buku Into The Water
Into The Water merupakan novel thriller karya penulis Inggris, Paula Hawkins. Novel ini merupakan novel thriller keduanya setelah The Girl On The Train.
Sama seperti di sinopsis, Into The Water bercerita tentang kematian Nel Abbott, sosok yang cukup aktif dalam menyibak berbagai kasus misteri kematian di Kolam Penenggelaman, berhasil membuat adik perempuannya Jules Abbott kembali ke tempat ia dibesarkan yakni, Beckford. Meski hubungan Jules dan kakak perempuannya tidak terlalu baik, Jules tetap datang untuk menemani putri semata wayang Nel yang bernama Lena. Akan tetapi, kedatangannya ke rumah itu tidak disambut baik oleh Lena, tingkah laku Lena yang angkuh, dingin, dan pemarah membuat Jules kerepotan dalam berkomunikasi dengan Lena.
Ketika polisi datang untuk meminta kesaksian Lena sebagai orang terakhir yang melihat Nel hidup, anak itu secara terang-terangan beranggapan bahwa ibunya dengan sengaja melompat ke dalam Kolam Penenggelaman, mungkin saja, apalagi obsesi berlebih Nel terhadap kolam itu sangat ketara. Entahlah. Akan tetapi, Jules menimpali pernyataan Lena dengan mengatakan bahwa Nel tidak akan melakukannya. Ia kenal betul dengan saudarinya itu, Nel tidak akan mungkin melompat.
Sementara itu, dalam pencarian barang bukti, ditemukan dua kamera yang di pasang di area tebing dalam kondisi rusak, gelang yang selalu digunakan Nel juga tidak dapat ditemukan di sekitar tebing. Tidak ada saksi, tidak ada bukti.
Lalu, bagaimana dengan kematian Nel? Benarkah Nel melompat? Atau, apakah benar Nel di bunuh? Penasaran? Silahkan baca bukunya :)
Review Buku
Into The Water merupakan novel misteri/thriller kedua yang saya baca setelah novel One Of As Is Lying karya Karen M. Mcmanus.
Yang membuat saya tertarik untuk membaca novel ini sendiri adalah karena cover bukunya. Meski kelihatan biasa saja, seperti ukuran judul yang super besar memenuhi buku dengan nama penulis di bagian bawah judul, saya tetap membeli buku ini dalam keadaan belum membaca sinopsis. Yah, saya membeli karena tertarik dengan covernya saja.
Memasuki halaman pertama, saya sudah dibuat penasaran dengan kelanjutan ceritanya. Tidak saya sangka, narasi dari penulis sanggup membuat saya bertanya-tanya, "benarkah?", dan, "kenapa bisa hal itu terjadi." Saya terus melanjutkan membaca buku ini hingga saya tidak sadar sudah mencapai 100 halaman. Awal membaca saya lumayan bingung karena penambahan tokoh yang bejibun bikin saya lupa-lupa ingat.
Setiap tokoh dalam novel akan menceritakan ingatannya masing-masing, dan ingatan-ingatan itu akan berkesinambungan dengan ingatan dari tokoh lain. Rentetan itulah yang akan menjadi objek pembaca untuk mencari tahu misteri dari kematian Nel Abbott.
Dalam penulisan ketikan tokoh A mulai memaparkan ingatannya, ia dapat menggunakan sudut pandang orang pertama, lalu berganti menjadi orang ketiga. Awalnya saya sedikit bingung dan kurang nyaman. Akan tetapi, ketika saya terus mengikuti cerita ini, perpindahan sudut pandang bukanlah hal yang mengganggu bagi saya.
Untuk penyampaian atau narasi ketika penulis menceritakan kisah-kisah kelam seperti kematian para wanita di Kolam Penenggelaman, berhasil membuat saya merinding dan ikut merasakan rasa sakit yang di terima oleh tokoh dalam cerita. Contohnya seperti kisah Libby Setton yang membuat saya meringis dan bergidik ngeri serta menahan napas ketika kejadian tertentu dialami oleh Libby. Kisah Libby adalah yang terbaik bagi saya. Saya sebut, tulisannya sakit sih.
Untuk karakter masing-masing tokoh, karena buku ini menggunakan sudut pandang orang pertama, Anda akan mengenali gaya dan karakter pada tokoh dengan baik.
Karena ini adalah novel misteri, tentu ada plot yang membuat saya mengangah dan tidak habis pikir bahwa itu akan terjadi, ini akan terjadi, dan ini adalah kisah sebenarnya. Bagi saya plot yang di paparkan penulis sudah sangat mengejutkan, apalagi ending dari cerita, kebenaran dari kematian Nel Abbott. Anda tidak akan mempercayainya.
Namun, yang membuat saya kecewa dengan novel ini adalah.. meski kebenaran sudah terungkap, saya merasa biasa saja setelah menutup buku, bahkan merasa kecewa dengan akhir dari cerita. Tidak ada yang spesial, dan saya ragu apa benar buku ini selesai. Yah, saya memberi nilai 3,8 dari 5 bintang untuk buku ini. Selain karena kekecewaan yang saya rasakan terhadap akhir dari cerita, saya juga merasa alur dari cerita lambat dan terkesan membosankan.
Meski begitu kekurangan dari novel ini dapat Anda anggap sebagai angin lalu mengingat ini adalah pendapat sepihak dari saya untuk novel misteri seperti ini.
Kengerian ada dan rasa tegang juga ada, jadi yah.. saya merekomendasikan novel ini kepada Anda yang ingin membaca novel misteri terjemahan.
Untuk harga novel ini dijual dengan harga Rp. 89.0000 saja. Anda dapat membelinya di toko offline maupun toko online seperti website official mizanstore ataupun melalui olshop shopee, tokopedia, dan lain sebagainya..
Anda juga dapat membeli novel ini dalam bentuk E-book melalui google playbook, berikut link pembeliannya E-BOOK INTO THE WATER
Demikian review buku dari saya kali ini, terimakasih sudah membaca :)

Komentar
Posting Komentar